lepaskan saja
namaku faiz,umurku 13 dan ku masih bersekolah berdindingkan konkrit putih.ku punyai sebuah keluarga yang alami banyak krisis,tidak hanya krisis privasi namun krisis politik jua disisipkan sekali.ku sebagai anak solo hanya mampu diskusi sahaja bersama temanku.mungkin saja ku anak muda,itu sebab ku hanya diamkan segala persoalan yang bermain di padang otak ku.
lekasku mengungkit cerita cawan kesukaanku,tiada yang teristimewa.cuma ada lukisan coffee bersama ukiranya begitu klasik sama sekali.namun begitu,ku sayangi teramat,bangun saja pagi ku ambil cawan itu,ku hirup,pabila ku demam,ku ambil dan ku isi jamu tuk ku sihat,semua nya ku akan gunakan cawan itu.ku jua bawanya ke sekolah walaupun umur ku 13,tidak malu untuk ku memaparkan sifat cinta ku pada cawan itu.pada ku ia adalah kawan setia,tidak seperti kawan yang bergelar kawan.sering kali para graduan sekolah ku menanyakan ” apa yang begitu membuatmu tertarik sama cawan kecil itu? “,ku hanya tersimpul kecil mengukir sebutir senyum.mereka tidak bisa atau sama sekali sama dengan ku.silam yang lepas pada kita tidak akan sama.ku di posisi falimy krisis,kamu mungkin di family yang elit.
cawan coffee itu bagiku ada sebuah cerita di belakangnya.cawan itu mungkin saja tampak ringan namun ku secara peribadi tidak mampu menahan kuasa jika ku mengawangkan ke udara biarpun 10 minit !.terlalu angkuh jika ada yang bisa lakukan.jua ku tidak mampu tampung cawan kopi itu didasarkan dengan maksima isinya.
mungkin saja ku manusia biasa,manusia tidak ada mental yang kuat?.apa patut ku lakukan saat sekarang?apa ku hargai pemberian ibu bapa ku,seringkali ku masukkan jamu dalam itu,namun coffee terlalu kelam buatku.apa?
LEPASKAN SAJA CAWAN ITU !
LEPASKAN SAJA CAWAN ITU !
Advertisement

No trackbacks yet.